Pengertian Seni Rupa dan Unsur-unsur dalam Seni Rupa

Apakah kamu seorang penikmat seni? Jika iya, cocok sekali kamu membaca artikel ini. Sebab kali ini Satu Jua akan memberi penjelasan kepada kamu mengenai pengertian seni rupa.

Karena pastinya tidak mau dong, terlihat kebingungan ketika kamu sedang berada di tengah-tengah kalangan anak-anak artsy karena tidak tau arti seni rupa yang banyak sekali dijumapi di Indonesia.

Baca juga : Pengertian Seni, Fungsi, dan Macam-macam Seni Menurut Para Ahli

Kembali ke seni Rupa. Jadi secara sederhana, seni rupa adalah suatu cabang seni yang menghasilkan karya seni dengan media yang dapat ditangkap oleh mata dan sangup dirasakan ataupun disentuh melalui indera peraba.

Pengelolaan seni rupa diciptakan sebagai konsep titik, bentuk, garis, volume warna, tekstur dengan acuan estetika.

Jadi sederhananya adalah, seni rupa merupakan cabang karya seni yang membuat objek di mana objek tersebut bisa dinikmati dari bentuknya.

Untuk pengelompokan seni rupa terbagi menjadi 3, yaitu seni rupa tradisional, seni rupa konteprorer, dan seni rupa modern.

Satu Jua akan jelaskan ketiga pengelompokan seni rupa tersebut di bawah ini.

1. Seni Rupa Tradisional

Pengertian seni rupa

Pengertian seni rupa tradisional adalah seni rupa yang dibuat dengan mengikuti pola-pola atau aturan tertentu. Sebuah seni yang dibuat dengan berulang-ulang, namun tidak mengubah bentuk, pola, ukuran, warna aslinya.

Hingga kini, seni rupa tradisional masih konsisten menerapkan aturan tersebut.

2. Seni Rupa Kontemporer

Pengertian seni rupa

Pengertian seni rupa kontemporer adalah seni rupa yang tercipta dari pengaruh seni yang kekinian dan kreativitas seperti keadaan politik lainnya.

Namun tak jarang juga seni rupa kontemporer dihasilkan dari alam keindahan atau ekspresi segala hal yang melebihi dari keasliannya sehingga klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria tertentu yang diciptakan menjadi suatu struktur sehingga dapat dinikmati menggunakan indera mata dan peraba.

3. Seni Rupa Modern

pengertian seni rupa

Merupakan jenis seni rupa yang mengutamakan kreativitas dan inovasi sehingga menciptakan sesuatu yang baru.

Seni rupa modern meninggalkan berbagai aturan terhadap seni rupa tradisional.

Unsur-unsur Seni Rupa

Setelah membahas tentang pengertian seni rupa,  kita berlanjut ke unsur-unsur seni rupa. Titik, garis, dan bentuk merupakan bagian dari unsur-unsur pada seni rupa.

Berikut Penjelasan lengkapnya:

1. Titik

Titik menjadi pondasi awal dalam memulai sebuah objek atau ide yang akan dibuat.

Titik menjadi suatu unsur seni rupa yang berada pada satu dimensi. Untuk membentuk garis, bentuk ataupun bidang, kita tidak pernah lepas dengan sebuah titik.

2. Garis

Merupakan unsur seni rupa yang menjadi penggabungan unsur dari titik.

Garis dalam seni rupa menjadi goresan suatu yang akan membentuk benda, warna, ruang, dan tekstur.

Garis dibagi menjadi 3, yaitu menurut jenisnya, menurut kesannya, dan menurut wujudnya.

Garis pada dasarnya bukan hanya dalam wujud lurus horizontal atau vertikal. Tetapi juga melengkung dan memberi kesan variasi atau jenis-jenis garis yang digunakan.

Garis berdasarkan wujudnya dibagi menjadi 2 jenis, yaitu semu dan nyata. Garis nyata adalah hasil dari coretan. Sedangkan garis semu adalah perbedaan dari dua warna atau lebih.

Beda garis yang dibuat, maka beda pula hasil akhirnya. Dalam ilmu seni rupa, garis tidak serta merta diartikan memiliki bentuk yang lurus.

3. Bidang

Bidang merupakan unsur dalam seni rupa adalah penggabungan dari beberapa garis dan titik. Bidang memiliki panjang dan lebar. Contohnya seperti bentuk dua dimensi dari garis dan titik. Semua saling terukur.

4. Bentuk

Bentuk adalah unsur seni rupa menjadi penilaian sangat penting.

Bentuk terdiri atas 2, yaitu bangun dan bentuk plastis atau kind.

Kind atau bangun adalah sesuatu yang bentuknya seperti bulat, persegi, ornamental, tidak teratur, dan lainnya.

Sedangkan kind atau bentuk plastis adalah bentuk subjektif atau tujuan. Adanya benda tersebut sehingga memiliki nilai seperti kasur yang berbentuk (shape) persegi panjang tapi kind-nya itu sebagai tempat tidur.

5. Ruang

Dalam seni rupa, ruang pun dibagi menjadi 2, yaitu ruang dalam bentuk nyata dan ruang dalam bentuk ilusi.

Ruang dalam bentuk nyata yaitu seperti ruangan yang bisa kita masuki.

Sedangkan ruang ilusi yaitu ruangan yang tidak bisa kita masuki, hanya bisa kita lihat, seperti ruang di lukisan.

6. Warna

Warna selalu menjadi unsur penting dalam seni rupa. Pemilihan warna sangat diperhatikan seteliti mungkin.

Warna dibagi menjadi 4, yaitu :

  • Warna netral, yang hanya terdiri dari hitam dan putih saja
  • Warna pokok atau primer, yang terdiri dari warna merah, kuning, hijau, dan biru.
  • Warna sekunder, yang terdiri dari beragam campuran warna pokok, seperti merah dicampur kuning lalu berubah menjadi warna jingga, warna biru dicampur warna kuning lalu berubah menjadi warna hijau, dan warna merah dicampur biru berubah menjadi warna ungu.
  • Yang terakhir adalah warna tertier, yang merupakan hasil dari gabungan warna primer dan sekunder. Seperti kuning dicampur hijau menjadi kuning kehijau-hijauan, biru dicampur ungu menjadi ungu kebiru-biruan, dan jingga dicampur merah menjadi jingga kemerah-merahan.

7. Tekstur

Dalam unsur seni rupa, tekstur bisa dibilang sebagai permukaan pada suatu bidang.

Tekstur dibagi menjadi 2 jenis, yaitu tekstur nyata dan semu.

Tekstur nyata yaitu yang nilai antara penglihatan dan perabaannya sama. Sedangkan tekstur semu sebaliknya.

8. Gelap Terang

Ada pula gelap terang yang menjadi unsur seni rupa. Suatu bidang seni yang memiliki nilai intensitas cahaya. Efek intensitas cahaya gelap terang ini biasa diterapkan oleh bidang seni fotografi.

 

Nah, itulah beberapa pengertian seni rupa beserta unsur dan pengelompokannya yang sudah Satu Jua jelaskan kepada kamu. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memperluas wawasan kamu ya!

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.