Pengertian dan Macam-Macam Topologi Jaringan pada Komputer

Pada artikel kali ini, Satu Jua akan membagikan informasi seputar macam-macam topologi jaringan komputer. Namun agar pembahasan kita lebih jelas dan terarah, tentu saja kita perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian topologi jaringan.

Menurut Wikipedia, pengertian topologi jaringan komputer yaitu merupakan sebuah sistem jaringan yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, di antaranya adalah node, link, dan station.

Topologi jaringan sendiri terbagi menjadi beberapa jenis topologi jaringan sebagaimana yang akan Satu Jua jelaskan secara detail satu per satu.

Mari kita simak macam-macam topologi jaringan, di bawah ini.

1. Topologi Jaringan Ring

macam-macam topologi jaringan
via windawindiany93.blogspot.com

Topologi Ring atau yang sering juga disebut dengan topologi cincin adalah sistem jaringan dengan titik-titik rangkaian yang masing-masing titik di sebelah kanan dan kirinya terhubung ke dua titik lainnya sampai ke komputer yang pertama dan akhirnya membentuk cincin atau lingkaran.

Fungsi dari setiap titik yang terdapat pada topologi ring untuk memperkuat sinyal di setiap rangkaiannya atau sebagai repeat.

Cara kerja dari jenis topologi jaringan ring ini yaitu, ketika komputer 1 berencana mengirim file ke komputer 4, tentu file tersebut harus terlebih dahulu melewati komputer 2 dan 3 baru sampai ke komputer 4.

Penggunaan topologi jaringan ring menjadikan sinyal dan aliran data tetap akan stabil. Arah aliran datanya bisa searah jarum jam atau berlawan dengan jarum jam, tergantung dengan kebutuhan.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring

A. Kelebihan

  • Perancangan lebih mudah.
  • Kualitas sinyal dan aliran data lebih konsisten, sekalipun untuk mengalirkan data yang berat.
  • Jika terjadi masalah, maka proses pemasangan baru atau konfigurasi ulangnya mudah.
  • Hemat dalam penggunaan kabel.
  • Hemat dalam biaya.

B. Kekurangan

  • Jika satu komputer eror, akan menjadikan seluruh jaringan ikut eror. Solusinya, gunakan jenis topologi ring ganda.
  • Performa aliran lalu lintas data bergantung pada jumlah komputer pada jaringan tersebut.

2. Topologi Bus

macam-macam topologi jaringan
via aldo-expert.com

Jenis topologi bus memilik peran sebagai sebuah sistem jaringan yang cukup menggunakan satu kabel (coaxial) saja sebagai media transmisi.

Satu kabel tersebut atau biasa disebut coaxial, juga memiliki fungsi sebagai pusat bagi keseluruhan server yang saling terhubung. macam-macam topologi jaringan

Menggunakan konektor BNC, setiap komputer akan terhubung ke kabel utama dengan, kemudian Konektor BNC harus terhubung dengan kabel Coaxial. Baru diakhiri dengan terminator.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bus

 A. Kelebihan

  • Bentuk jaringannya sederhana
  • Cara memasangnya tidak perlu dengan memutuskan ke seluruh jaringan.
  • Mudah digunakan jika ingin menambahkan server baru sehingga tidak akan mengganggu server lainnya.
  • Hemat karena hanya memerlukan satu kabel saja.

B. Kekurangan

  • Jika tiba-tiba kabel utama terjadi gangguan, maka berdampak pada jaringan lainnya. Semua jaringan bisa mengalami gangguan juga.
  • Cara kerja jalur lalu lintas cukup keras karena harus bolak-balik saling menghantar
  • Apabila jarak jauh diperlukan repeater
  • Tempat trouble sulit ditemukan
  • Performa sinyal dan lalu lintas akan menurun jika banyak computer yang terhubung

3. Topologi Star

macam-macam topologi jaringan
via zahirah-net.blogspot.com

Topologi star punya peran sebagai sistem jaringan satu penghubung atau biasa disebut Hub/Switch sebagai pusat jaringan. Maka artinya setiap komputer harus terhubung ke penghubung tersebut.

Posisi Hub/Switch berada di pusat atau central. Fungsinya untuk menghubungkan satu komputer ke komputer lain yang saling terhubung sekaligus akan menghubungkan ke File Server.

Cara kerja pada jenis topologi satu ini yaitu jika komputer sedang melangsungkan pengiriman data ke komputer lain, maka aliran data akan langsung menuju ke Hub/Switch terlebih dahulu, setelah itu menuju ke komputer yang dituju secara otomatis.

Kelebihan dan Kelemahan Topologi Star

A. Kelebihan

  • Tingkat keamanan tergolong tinggi
  • Mudah menemukan lokasi yang bermasalah
  • Penambahan komputer baru yang ingin disambungkan lebih mudah
  • Jaringannya lebih fleksibel daripada topologi jaringan lainnya
  • Pengontrolan sistem lebih mudah karena terpusat

B. Kekurangan

  • Kerusakan Hub/Switch mengakibatkan keseluruhan jaringan rusak
  • Boros dalam penggunaan kabel
  • Hub sangat sensitive karena merupakan central jaringan
  • Jika spesifikasi Hubnya akan mengakibatkan performa sistem jaringan juga rendah
  • Biaya lebih mahal

4. Topologi Mesh

macam-macam Topologi jaringan
via komputerlamongan.com

Topologi Mesh atau yang seringkali juga dinamakan dengan topologi jala adalah sistem jaringan yang mana semua Workstation bisa terhubung satu sama lain secara acak dan tidak teratur.

Hubungan langsung antara satu Workstation ke Workstation lain yang menciptakan arus data ternyata dapat dilakukan secara cepat tanpa harus melalui workstation lain.

Setidaknya masing-masing Workstation punya dua jenis sambungan. Yang pertama kabel yang terhubung dengan workstation lain. Yang kedua terhubung dengan File Server.

Untuk jenis Topologi Mesh sendiri lebih cocok digunakan di jaringan komputer yang ukurannya kecil. Sangat tidak disarankan untuk ukuran jaringan besar. Ini terjadi karena sambungan antar workstation memiliki ukuran yang lebihan, maka akan sulit jika dikendalikan.

Kelebihan dan Kekurangan Jenis Topologi Jaringan Mesh

A. Kelebihan

  • Arus lalu lintas data berlangsung lebih cepat diantara topologi jaringan yang lain karena memiliki jalur masing masing.
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi.
  • Jika salah satu koneksi jaringan mengalami gangguan, maka koneksi yang lain tidak akan terganggu.
  • Terjaminnya keamanan atau privasi. Sebab akses Topologi Jaringan Mesh akan berlangsung secara dua komputer sekaligus tanpa perlu melibatkan komputer yang lain.
  • Kemudahan dalam mengidentifikasi titik trouble.

B. Kekurangan

  • Biayanya lebih mahal
  • Boros dalam penggunaan kabel. Ini dikarenakan semua komputer atau Workstation minim-minimnya hanya memiliki 2 penghubung.
  • Membutuhkan ruangan yang lumayan besar dalam membangun jaringan komputer tersebut

5. Topologi Jaringan Tree

macam-macam Topologi Jaringan
via nesabamedia.com

Topologi Jaringan Tree berada dalam peringkat paling tinggi. Sistem jaringan pada jenis topologi satu satu ini bisa dibilang hierarki.

Pada topologi Jaringan Tree, koneksi jaringan yang menggunakan Hub/Switch dan masing-masing Hub akan otomatis menghubungkan file server.

Sesungguhnya jenis Topologi Tree hanyalah kombinasi antara topologi star dengan topologi bus. macam-macam topologi jaringan

Kita bisa membedakan secara langsung jika menghitung banyaknya jumlah Hub di dalam setiap jaringannya dan sistemnya.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree

A. Kelebihan

  • Penggunaan dalam jaringan yang luas lebih mudah
  • Mudah mendeteksi gangguan yang timbul
  • Kemudahan dan keunggulan dalam manajemen data
  • Kemudahan dalam pengelompokan workstation yang sejenis

B. Kekurangan

  • Lalu lintas lebih lambat akibat banyaknya sambungan.
  • Jika terjadi hub eror, kemungkinan besar akan berdampak pada komputer. Komputer yang tersambung juga sangat bisa mengalami eror.
  • Penggunaan biaya tergolong besar.
  • Penggunaan kabel termasuk boros.
  • Komputer tingkat tinggi eror maka komputer tingkat rendah juga eror.
  • Cara kerja sinyal dengan lalu lintas akan terjadi kelambatan karena harus terbagi-bagi.

6. Topologi Linier

macam-macam Topologi jaringan
via sitecomputerizm.blogspot.com

Topologi linier seringkali juga disebut sebagai topologi bus yang beruntut adalah sitem jaringan komputer dengan kabel utama terhubung pada setiap komputer menggunakan penyambung T yang dibagian ujungnya dipasang terminator.

Untuk jenis sambungan yang digunakan adalah sambungan BNC (British Naval Connector), yang terdiri dari 3 jenis penyambung, yaitu BNC, sambungan T, dan BNC Barrel konektor.

Kelebihan dan kekurangan pada Topologi Linier

A. Kelebihan

  • Mudah dalam pengembangannya.
  • Penggunaan kabel lebih sedikit.
  • Tidak ada kendali pusat.
  • Tata peletakan kabel lumayan sederhana.
  • Terminator dapat ditambah atau dikurangi tanpa harus mengganggu lalu lintas data.

B. Kekurangan

  • Kesalahan yang terjadi susah dideteksi.
  • Lalu lintas data tergolong padat.
  • Keamanan dan privasi kurang karena sudah ada pihak ketiga yang harus dilalui.
  • Cepat lambatnya lalu lintas data berketergantungan dengan jumlah workstation. Apabila workstation banyak, maka otomatis akan mempengaruhi penurunan pada kecepatann.

7. Topologi Hybrid

macam-macam topologi jaringan
via kangmuizz.com

Topologi Hibrid memilik peran sebagai sebuah sistem jaringan yang menggabungkan 2 atau lebih jenis topologi lainnya.

Jenis topologi hybrid punya semua ciri-ciri dan sifat dari jenis topologi yang ada di dalamnya.

Tujuan Pembuatan Topologi Hybrid sendiri yaitu untuk memaksimalkan kelebihan dari setiap jenis topologi dasar di dalamnya.

Maka jika jenis topologi dasarnya saja terhubung ke jenis topologi dasar yang berbeda, maka kedua jenis topologi tersebut tak akan bisa menampilkan karakter yang seharusnya.

Kelebihan dan Kekurangan Jenis Topologi Hybrida

A. Kelebihan

  • Kelemahan dari macam-macam topologi dasarnya sesungguhnya mudah diatasi.
  • Fleksibel dari segi perancangan. Penerapan di lingkungan jaringan yang berbeda terbilang mudah karena bisa saling menghantarkan dengan baik.
  • Kecepatan topologi lebih stabil dan cenderung konsisten.
  • Kerusakan pada satu jaringan tidak akan menyebabkan kerusakan lainnya.
  • Cocok dengan jaringan yang sekalanya besar.
  • Space jaringan yang terbuang bisa diminimalisir.

B. Kekurangan

  • Biayanya yang harus dikeluarkan lebih besar dikarenakan penggabungan dari jenis topologi yang lainnya.
  • Proses pemasangan dan pengaturan cukup rumit.
  • Manajemen jaringannya sulit.
  • Membutuhkan ruangan yang lebih luas karena banyaknya penggunaan kabel.
  • Boros dalam penggunaan kabel dikarenakan penggunaan kabel pada setiap jaringan.

8. Topologi Peer to Peer

macam-macam topologi jaringan
via laptopsiipat.com

Yang terakhir adalah Peer to Peer merupakan jenis topologi yang memilik peran dalam sistem jaringan yang paling sederhana dan paling dasar dari semua jenis topologi yang ada.

Pasalnya, pada jenis topologi ini hanya terdapat 2 komputer yang saling terhubung dengan satu kabel saja.

Selain itu, Topologi Peer to Peer juga memiliki keterhubungan masing-masing komputer satu sama lain tanpa perlu melewati server lain sehingga setiap komputer yang terhubung bisa menjadi server sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan Jenis Topologi Peer to Peer

A. Kelebihan

  • Lebih hemat dalam penggunaan kabel
  • Setiap komputer bisa menjadi serve
  • Proses pemasangan mudah

B. Kekurangan

  • Tingkat keamanan sangat rendah
  • Sulit untuk ditambahkan dengan komputer lain
  • Karena setiap computer berfungsi sebagai server, menjadikan akses data ke komputer yang eror tersebut juga terganggu

 

Demikianlah informasi seputar macam-macam topologi jaringan yang bisa Satu Jua bagikan kali ini. Semoga informasi ini bisa memberikan tambahan yang bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.