Contoh Invoice : Faktur Tagihan, Pembayaran, Penjualan

Contoh Invoice : Faktur Tagihan, Pembayaran, Penjualan – Invoice tidak hanya diperlukan pada zaman dahulu ketika teknologi digital belum semasif sekarang.

Di era saat ini pun keberadaan invoice masih tidak tergantikan, buktinya kita masih sering melihatnya bahkan mendapatkannya ketika sedang berada di toko konvensional maupun di toko online.

Invoice atau faktur pembayaran memiliki durasi waktu yang berbeda-beda masa belakunya. Ada kalanya invoce berdurasi hingga 1 bulan, bahkan ada juga yang tiga bulan.

Namun, cepat atau lambatnya waktu tunggu tergantung pada kemampuan pelanggan dalam membayar tagihan.

Berbicara soal contoh invoice, ternyata masih banyak orang yang belum familiar dengan pengertian invoice atau cara kerja invoice sebenarnya.

Oleh karena itulah, di artikel ini Satu Jua akan membahas mengenai pengertian invoice, fungsi invoice, dan beberapa contoh invoice untuk dapat digunakan sebagai referensi.

Pengertian Invoice

contoh invoice
via getreferralmd.com

Pengertian invoice secara lengkap adalah sebuah dokumen yang dibuat dan diterbitkan oleh pihak penjual (eksportir) yang ditujukan kepada pihak pembeli (importir) yang mencantumkan tanggal pengiriman barang, rincian barang, harga dan biaya lain-lain, serta jumlah total yang harus dibayarkan pembeli kepada penjual.

Invoice secara sederhana juga bisa diartikan sebagai surat tagihan dari penjual kepada pembeli. Surat tagihan ini berupa catatan dan nilai nominal.

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan pengertian invoice adalah daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan catatan nama, jumlah, dan harga, yang harus dibayar oleh pembeli atau pelanggan.

Cara Membuat Invoice Atau Faktur Yang Benar

contoh Invoice

Cara membuat invoice / faktor tidaklah sulit. Apalagi, saat ini telah ada media internet yang bisa kamu jadikan sarana pertukaran informasi yang berkembang semakin pesat dan mudah diakses.

Jadi, kamu tidak perlu bingung mencari referensi tentang cara pembuatan invoice yang ingin dicontoh, seperti referensi yang sedang kamu baca saat ini.

Maka inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan umum ada dalam sebuah invoice yaitu:

  • Harus mencantumkan identitas pihak penjual secara jelas dan lengkap.

  • Kemudian cantumkan identitas pihak pembeli atau organisasi yang akan ditagih.

  • Harus ada nomor faktur atau nomor surat pemesanan yang ada hubungannya dengan invoice.

  • Daftar barang yang dibeli harus dibuat terperinci yang termasuk deskripsi, harga satuan, jumlah dan total barang secara keseluruhan.

  • Harus tertera tanggal pemesanan

  • Tidak boleh melewatkan total pembayaran dan atau total pajak

  • Harus mencantumkan cara pembayaran kepada pembeli, bisa berupa rincian nomor rekening bank penjual.

  • Yang terakhir, namun tidak kalah penting, yaitu kolom tanda tangan pembeli dan penjual barang. Layaknya jenis-jenis tagihan lainnya.

Jenis Jenis Invoice

Menurut Fenoza, invoice terbagi dalam tiga jenis, di antaranya yaitu:

1. Invoice Biasa

Invoice biasa adalah invoice yang digunakan untuk melakukan transaksi sederhana pada kehidupan sehari-hari.

Isi yang terdapat dalam jenis invoice biasa ini tidak terlalu detail dan diberikan langsung kepada pembeli pada saat transaksi.

2. Invoice Proforma

Invoice proforma bersifat sementara atau jangka pendek karena barang diserahkan secara bertahap.

Invoice proforma diberikan kepada pembeli sebelum penjual memberikan secara penuh barang yang dibeli.

Invoice performa ini diberikan pembeli sebagai pengganti yang bersifat sementara karena barang yang dipesan oleh pembeli akan diserahkan secara bertahap atau berkelanjutan.

Invoice proforma akan diubah setelah barang diserahkan kepada pembeli secara penuh. Namun, invoice yang diberikan pada akhir transaksi berupa invoice biasa.

3. Invoice Konsuler

Invoice konsuler merupakan faktur khusus yang digunakan dalam kegiatan ekspor dan impor atau perdagangan internasional.

Baca juga : Seperti Apa Manfaat Perdagangan Internasional Antar Negara?

Untuk pengadaan invoice konsuler harus ada pengesahan serta pesetujuan dari perwakilan negara yang melakukan impor yaitu atase perdagangan, kedutaan besar dan kantor konsuler yang berada di negara pengekspor.

Tips Jitu Menulis Contoh Invoice Agar Cepat Dibayar

contoh invoice
via pinterest

Dalam membuat invoice perlu beberapa hal yang diperhatikan agar invoice cepat dibayar oleh pembeli, di antaranya yaitu :

1. Pastikan Invoice Pembayaran Mudah Untuk di Pahami

Dalam penulisan atau pembuatan invoice, pastikan menulis keterangan tentang barang secara lengkap dan terperinci.

Kamu harus menyebutkan nama barang, ukuran, bahan, jenis dan deskripsi barang jika diperlukan. Kamu bisa membaca kembali point-point di atas soal beberapa hal yang perlu diperhatikan dan umum ada dalam sebuah invoice.

Hal tersebut akan memudahkan konsumen untuk melakukan identifikasi terhadap barang yang dipesan sebelumnya.

Dengan invoice yang mudah dipahami, pembeli akan mudah mengingat dan tanpa perlu melakukan pengecekan ulang segera melunasi tagihannya.

Hal lain yang penting lagi adalah menyertakan logo atau lambang perusahaan pada invoice.

Cara tersebut akan memudahkan pembeli untuk mengenali invoice tersebut datang dari mana, selain untuk memberikan kesan profesional terhadap perusahaan.

2. Metode Pembayaran Mudah dan Simpel

Terkadang waktu lamanya pembeli untuk melunasi tagihan yang tertuang dalam invoice tergantung pada metode pembayaran yang diajukan.

Dalam pembuatan invoice, usahakan untuk memberikan banyak pilihan metode pembayaran agar pembeli tidak merasa kesulitan untuk segera melunasi tagihannya.

Jika hanya sedikit pilihan dan pembeli tidak terbiasa atau tidak bisa melunasi tagihan dengan metode pembayaran tersebut, maka bisa jadi pembeli akan lama melunasi tagihannya.

Maka fokuskan juga untuk membuat pembayaran yang mudah dan simpel pada invoice.

3. Mengirimkan Invoice Pada Orang yang Tepat

Poin selanjutnya yang tidak kalah penting, yaitu usahakan untuk memilih orang yang tepat dalam mengirimkan invoice kepada pembeli.

Pemilihan orang yang salah sehingga orang tersebut tidak bertanggung hawab atau sering lalai dalam menjalankan tugasnya akan memperlama proses pembayaran tagihan.

Kamu harus selektif dalam memilih orang.

4. Jangan Menunggu atau Mendunda

Usahakan untuk tidak menunggu atau menunda pengiriman invoice.

Misalnya, jika barang sudah diberikan kepada pembeli hari senin, maka segera kirimkan invoice tersebut pada hari itu juga.

Hal ini berguna untuk menyegerakan pembeli dalam melunasi tagihannya selain agar kamu juga tidak lupa untuk memberikan invoice tersebut.

5. Percepat Jangka Waktu Invoice

Cara kelima yang lebih efektif agar invoice cepat dibayar yaitu mempercepat jangka waktu invoice.

Jika memungkinkan untuk invoice jatuh temponya dipercepat, ubah segera agar pembeli tidak menunda-nunda pelunasan karena merasa jatuh tempo invoice masih lama.

6. Mengingatkan Kembali Konsumen

Apabila invoice sudah ada di tangan pembeli dan sudah mendekati jatuh tempo, segera hubungi pembeli secepatnya agar pelunasan segera dilakukan.

Cara menghubungi bisa melalui pemberitahuan via email atau telepon.

Hal tersebut berguna untuk mengantisipasi pembeli yang sedang sibuk dengan urursannya sampai-sampai yang bersangkutan lupa bahwa invoice akan segera jatuh tempo.

Namun, ada juga kasus di mana pembeli menghilangkan invoicenya sehingga tidak tercatat dalam pembukuannya sehingga lupa melakukan pembayaran.

 

Demikialah ulasan lengkap mengenai invoice dan contoh invoice. Telah dibahas di atas mengenai pengertian invoice, tujuan pembuatan invoice, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat invoice dan cara membuat invoice agar cepat dibayar oleh pembeli.

Semoga informasi ini bisa membantu untuk memahami dam memudahkan Anda dalam membuat invoice.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.